Pengalaman Kerja Tersingkat

Hello, Hello guys… 

Wah, nggak terasa udah mau berakhir bulan Januari ini.
Kali ini aku pengen sedikit berbagi cerita pengalaman kerja tersingkat. 😀

Karena di bulan sebelumya beberapa hal nggak berjalan sesuai rencana, pas balik ke Surabaya (sebelumnya aku di Jogja selama sebulan lebih, bakal aku ceritain nanti “kalau ingat” 😛 ), akupun harus cari kerjaan lagi.

Minggu pertama di Surabaya, aku dapat kerja di gallery HP @*** sebagai admin leader. Rencananya sih aku mau ditempatkan di Malang. Waah, senang banget kalau bisa kerja di Malang. Walaupun gaji yang ditawarkan kurang menarik sih.

Dua hari, tiga hari, peraturan kerja dibuat semakin rumit. Jam pulang semakin malam. Bahkan mau ke toilet pun harus tulis di buku absen. ‘__’

Karena kurasa sistem kerja nggak sesuai dengan gaji, ditambah karyawan lama yang suka manas-manasin, akupun memutuskan nggak lanjut training.

Setelah itu, aku cari kerjaan lagi. Ngelamar sana-sini, kirim email, test, interview, dari Surabaya sampai Mojokerto.
Terus salah satu perusahaan HP called aku buat interview untuk posisi promotor. Padahal awalnya aku gak yakin diterima, selain nggak punya pengalaman marketing, pertanyaan seputar HP saat interview pun nggak terjawab dengan benar olehku. -__-

Hari berikutnya, ternyata aku dinyatakan lolos dan masuk tahap training.
Training berjalan 2 hari. Di situ diajari product knowledge, marketing strategies, sampai bagaimana mendapat customer dengan cara yang ‘lebih baik’ dari jujur.

Setelah training, ada test product knowledge sebelum penempatan.

Selesai training dan test, aku ditempatkan di sebuah outlet HP dekat rumah. Nah, di sini aku mulai nggak nyaman dengan kerjaanku. Pertama, di outlet, para promotor HP merk lain berkumpul dan seperti ‘musuh dalam selimut’. Dari siang sampai sore, kita para promotor hanya duduk-duduk dan mainan HP. Maklum lah karena belum ada customer pada jam-jam segitu.

Sore harinya, ketika orang-orang pulang kerja, tugas kita membagikan brosur. Dan,,,, yang aku nggak suka adalah ‘happy-happy’ dengan musik yang terlalu keras di pinggir jalan.
Itu nggak sesuai karakterku banget… x__x

Yaah, walaupun gaji lumayan, karena gak nyaman, aku yang plin plan ini akhirnya nggak lanjut lagi.

Bagi yang suka kerja santai, ‘happy’, tapi tetap mengejar target, bisa coba jadi promotor, khususnya promotor HP. Karena udah gaji gede, plus kalo berhasil ngejual 1 unit aja, bonus akan langsung ditransfer bareng dengan gaji bulanan. Jadi nggak perlu tunggu berapa persen penjualan. 

Segini dulu cerita pengalaman kerja singkatku ya..
Makasih dan maaf banget buat para trainer yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman.

Sebagai pelajaran, kalo memang dari awal merasa nggak cocok dan nggak berhasrat di bidang kerjaan tertentu, jangan coba-coba ngelamar, apalagi sampai ikut training. 😛

Terus, kalo misalnya ada lowongan kerja dengan posisi yang kita minati, tapi waktu interview ternyata gaji yang ditawarkan jauh di bawah harapan, mendingan jangan diambil deh.. Daripada ntar kerja nggak semangat, lalu pas dengar ada lowongan kerja lain dengan gaji lebih tinggi, kita malah tertarik ngelamar lagi. Kalo ijazah nggak ditahan sih nggak papa, kalo ditahan kayak aku kemarin di @*** mah susah. Harus tunggu beberapa minggu baru bisa diambil ijazahya.

Meskipun kita belum dapat-dapat kerjaan, jangan ada coba-coba terima kerjaan kalo memang nggak cocok di hati. Terus ngelamar aja, nanti pasti bakal dapat kerjaan yang lebih baik. Pokoknya jangan berhenti melamar kerja. 

Sekarang aku udah diterima jadi FO di Surabaya dan tempat kerja nggak jauh-jauh amat dari tempat tinggal. Bersyukur banget perjuanganku melamar kerja nggak berhenti sampai di admin leader, promotor, atau bahkan admin sales.

Buat yang masih cari kerja, semangat kawan..
Jangan nyerah dan gampang terima keadaan. Karena yang baik butuh perjuangan.

God bless us..

Advertisements

Hello, September!

This is not the 1st day of September, but I just did my annual greeting to my month, September. Oh September. La la la la…

Tomorrow may not be a special day anymore since I’ve made a big decision in my life. This is something related to my future, I can’t even tell my parents right now. I hope I can find them, braveness and confidence, which had been hidden somewhere in my soul.

I saw some of friends were pursuing their dreams, some have reached while some other were jumping into river. And I belong to the last category. When my future comes approaching, I tell her “I’ll go with the flow”. However, my past who has been keeping silence for a few years, she often shows off and asks “Do you remember me?” Oh, I’m such a fool and looser.

Two years after graduation, I’m sitting with my computer, a cup of mineral water, and a messed pile of paper right in front of me. I’ve learned many things with them. But some thoughts come to my mind, “how well do I know them? How come I still feel that I’m not really into them? So, am I wasting my life time?”

Each day gives me different feelings. It’s like, I feel insecure and uncomfortable during Monday to Wednesday. But somehow, I feel Thursday gets my feeling better. I remember how I really dislike Thursday last time. But I realize that there’s no bad day. It happened just because I didn’t do it well, nor with my heart, so I didn’t deserve a good result on that day.

Tomorrow will be my Thursday, Sep 29, and I hope that I can make my feeling better than ever. The hardest choice for me. Oh God..

Let me see tomorrow.

 

Belajar Mandarin, lanjuut..!!!// Why and How I Learn Mandarin

大家好,我是Rita。我要学中文。你呢?

Akhir tahun 2015, aku ikut kelas Mandarin di Yin Hua Language Center. Saat itu belum ada dasar sama sekali alias nol putul. Satu hal yang memotivasiku untuk belajar Mandarin adalah …………………. karena mantanku orang Zhongguo alias China aku pengen bisa menguasai banyak bahasa. Apalagi Mandarin udah mendunia kan. Bule-bule aja pada banyak yang bisa berbahasa Mandarin. So, aku serius buanget selama pembelajaranku itu.

Ada sekitar 10-12 (lupa pasnya berapa) siswa di kelasku, dengan rentang usia 10-37. Lǎoshī ku sangat sabar bin telaten. Bahkan sebelum ujian, lǎoshī selalu ngasih latihan soal yang mirip sama soal ujian aslinya. Jadi nyaman banget diajar beliau. Xièxiè lǎoshī.

Sekitar Februari 2016, aku mulai kurang aktif di Yin Hua karena kerjaan di kantor memaksaku untuk pulang telat. Jadi setiap pulang kerja selalu capek dan akhirnya nggak bergairah buat les. Padahal saat itu mau naik semester 3. Buku paketpun baru aja dibagikan. Dan itu bukunya lumayan mahal tapi keren banget content-nya. Karena kesulitan ngejar waktu dari kantor ke Yin Hua, ditambah selalu kecapekan, kuputuskan buat berhenti.

Setelah keluar dari Yin Hua, aku nyari guru les private supaya aku bisa terus belajar Mandarin dengan flexible. Ketemulah 1 guru, mahasiswi semester akhir jurusan Mandarin di kampusku dulu. Oke, lanjut les lagi. Tapi tetap buku paket dari Yin Hua yang aku pakai, karena bagus dan sayang udah beli mahal-mahal. 😀

Jalan sebulan les private, ada sesuatu yang membuatku kurang nyaman. Jujur aku kurang sreg dengan metode pembelajaran lǎoshī yang ini. Ditambah masalah sama mantan saat itu lǎoshī galau sama skripsinya yang belum kelar-kelar, jadi aku berhenti les lagi. -_-‘

Tapi meskipun udah putus sama cowok dari China itu nggak les, aku masih tetap berapi-api buat belajar Mandarin. Jadi hampir tiap hari, aku belajar secara otodidak. Mulai dari download aplikasi belajar Mandarin di Play Store, nonton film dan Youtube yang berbahasa Mandarin, download lagu-lagu Mandarin, sampai chatting-an sama orang China. Aku banyak sekali install aplikasi chatting dan yang aku tanggapin hanya orang China asli. 😀 😀 Karena banyak teman chatting-ku yang kurang bisa berbahasa Inggris, jadi mereka minta aku ngajarin mereka Bahasa Inggris. Sedang gantinya, aku minta mereka mengajariku Mandarin.

Sampai sekarang aku masih senang belajar Mandarin. Walaupun frekuensi belajarku udah jarang, tapi lumayan lah. Pas nonton film atau drama Mandarin, aku banyak tahu dialog para pemainnya tanpa melihat subtitle. :B

Segini dulu postingan kali ini. See you, Guys..

God bless us! ^^

10 Lagu Mandarin Paling Galau dan Bikin Baper

Happy weekend….

Apa di antara kalian ada yang suka dengerin lagu-lagu bahasa asing? Kalau aku sih ‘yes’! Pas nonton drama Korea, ada soundtrack yang enak, langsung aku cari judul dan penyanyinya di mbah Google. Begitupun kalau nonton film barat, China, Thailand, bahkan India. 😀 Buatku, apapun bahasanya, selama lagunya enak di telinga pasti langsung aku download dan kuputar berkali-kali sampai bosan. Apalagi pas galau, lagunya bakal kuputar sampai pagi. Berhubung akhir-akhir ini aku suka banget sama lagu Mandarin, jadi aku akan share 10 lagu Mandarin paling baper favoritku.

1. Ting Hai (听海) – Zhang Hui Mei (张惠妹)

Dari judulnya, Ting Hai, artinya dengarkan laut. Lagu ini menceritakan kesedihan kita karena seseorang yang kita cintai ninggalin kita. Jadi laut di sini menggambarkan perasaan. Sedih deh pokoknya.

Link —> Ting Hai (听海- 张惠妹)

2. Qing (晴) – Wang Su Long (汪苏泷)

Lagu ini ost. film “The Rise of a Tomboy” a.k.a “Tomboy Love Formula (女漢子真愛公式)”, menceritakan perasaan rindu pada seseorang yang kita cintai, tapi kita nggak bisa memilikinya.

Link —> 晴 – 汪蘇瀧

3. Tui Hou (退后) – Jay Chou (周杰伦)

Aku tahu lagu ini dari seorang teman. Jadi liriknya menceritakan kesedihan, kemuraman, pokoknya perasaan nggak bahagia karena meninggalkan orang yang kita cintai. Tapi mau gimana lagi, itu jalan terbaik, jadi harus diterima dengan lapang. Begitulah kurang lebih maknanya.

Link—> 退后 – Jay Chou

4. Ting (听) – Zhang Jie (张杰)

Ini lagu juga nggak kalah enak. Aku pertama dengar lagu ini di aplikasi musik China. Di keterangannya sih theme song drama “美人制造” a.k.a “Beauty Maker”, cuma aku belum pernah nonton dramanya. Dari pertama dengar, aku langsung jatuh cinta sama suara Zhang Jie. Apalagi penggalan liriknya itu keren. Nggak ada bosennya dengerin lagu ini.

Link—> 听 – 张杰

5. Ge Qian (搁浅) – Jay Chou (周杰伦)

Yeah, lagu-lagu Jay Chou memang T.O.P. Yang satu ini nggak kalah dari Tui Hou. Liriknya tentang penyesalan dan rasa bersalah yang amat dalam karena telah menyakiti orang yang pernah menemani kita, mencintai kita.

Link—>搁浅 – Jay Chou

6. Wei Shen Me Xiang Ai De Ren Bu Neng Zai Yi Qi (为什么相爱的人不能在一起) – Zheng yuan (郑源) 

Agak panjang ya judulnya. Intinya lagu ini menceritakan tentang kita yang nggak bisa bersatu sama orang yang kita cintai. Yaah, namanya nggak jodoh ya.. Tapi lirik dan nadanya keren.

Link—>为什么相爱的人不能在一起 – 郑源

7. Qin Ai De Ni Zai Na Li (亲爱的你在哪里) – Jacko Yuen (袁耀发)

Kekasih, kamu dimana??? Jadi, lagu ini menceritakan pasangan kita yang tiba-tiba pergi tanpa sepatah katapun. Bahkan kita nggak tahu salah kita apa. Tapi sepertinya ada alasan tertentu yang memaksa dia untuk pergi. Intinya, dia menyerah pada hubungan ini. Kurang lebih begitulah. Baper banget lagu ini, karena dulu sering dinyanyiin mantan liriknya sedih banget.

Link—>亲爱的你在哪里 – 袁耀发

8. Ni Zen Me She De Wo Nan Guo (你怎么舍得我难过) – Huang Pin Yuan (黄品源)

Walaupun tergolong lawas, tapi lagu ini masih enak banget buat didengerin. Apalagi pas galau atau habis diputusin putus sama pacar . Ckckck. . . Ini lagu paling sedih menurutku. Liriknya kurang lebih tentang kerinduan, kesedihan dan kekecewaan. Bayangin aja, kita udah melakukan apa saja demi orang yang paling kita cinta, udah berusaha jadi yang terbaik, tapi dia malah pergi ninggalin kita. Nyesek.

Link—>你怎么舍得我难过 – 黄品源

9. Guo Huo (过火) – Jeff Chang (张信哲)

Hampir lupa nge-list lagu ini, padahal aku sangat-sangat suka. Benar-benar bikin baper. Liriknya seperti mempertanyakan perasaan pasangan kita, apakah dia beneran menyayangi kita atau nggak. Kita udah menuruti keinginannya, tapi kayaknya dia nggak peka. Dan karena kebebasan yang kita berikan padanya, dia malah bermain cinta dengan orang lain. Tapi tetap saja, kita nggak kuasa ketika melihat dia terluka. 😥

Link—>过火 – 张信哲

10. Ni Yao De Bu Shi Wo (你要的不是我) – JJ Lin (林俊杰)

Dari liriknya aja kita udah bisa nyimpulin kalau lagu ini artinya nggak jauh-jauh dari cinta bertepuk sebelah tangan. Yeah, di antara kita pasti ada yang mencintai seseorang tapi kita bukan ‘tipe’ nya dia. Kita nggak punya apa yang dia inginkan. Jadi cuma bisa ‘ya wes lah’, kita sendiri yang terluka.

Link—>你要的不是 – 林俊杰

Sampai di sini dulu list lagu Mandarin baper favoritku. Sebenarnya masih banyak, karena aku suka banget sama lagu Mandarin. Itung-itung sambil dengerin lagu, sambil latihan listening dan menambah vocab juga.

Next time, akan aku update lagi biar list semakin panjang.

Thanks for reading.

God bless you ^^

My Diet Journey// Perjuanganku Menurunkan Berat Badan

Happy Thursday, Guys!

Hari ini aku mau share tentang perjalanan dietku yang udah jadi gaya hidup. 😀

Walaupun postur tubuhku masih kalah jauh jika dibandingkan dengan teman semejaku di kantor, tapi setidaknya aku udah mencapai berat ideal dengan tinggi badanku.

Tepatnya empat tahun yang lalu, aku mulai terjun ke dunia perdietan. Saat itu berat badan masih normal, 56 kg, dengan tinggi 163 cm. (Blak-blakan nih). Aku masih cuek banget sama penampilan. Makan sesukanya dan nggak pernah olahraga. Karena tergolong kupu-kupu mati a.k.a kuliah-pulang-makan-tidur, berat badanku pun nggak stabil, naik-turun kisaran 56-57.

A. Obat Diet

Oktober 2012, pas kuliah semester 5, seorang teman menawariku obat diet. Merknya B*dy Sl^m H&rb#l. Bagi yang suka minum obat diet pasti nggak asing sama yang satu ini. Dulu temanku itu jadi reseller toko online dan dia kasih tester 4 kapsul ke aku. Empat hari kemudian, setelah 1 kapsul per hari ku konsumsi, akhirnya beratku turun 4 kg. Gila men.. Jadi beratku 52 kg kala itu.

Betapa bahagianya pas tahu celana jeans jadi longgar, kaos yang sebelumnya ketat jadi kedodoran juga. Dan yang paling membahagiakan adalah saat bercermin, pipiku jadi tirus banget, dan kulit jadi terlihat lebih cerah. Bentuk wajahku berubah mirip cewek Korea gitu. Ahaha..

Akupun langsung pesan obat itu ke temanku. Botol pertama, botol kedua, pas mau ketiga, eh temanku bilang dia udah nggak jual obat itu lagi. Katanya obat itu udah langka mengingat banyaknya pesanan. Ya udah nggak papa, toh aku udah kurus, pipi tirus dan kulit lebih putih. Pikirku.

EH, semakin hari tanpa obat itu, nafsu makanku meningkat 2x lebih banyak. Yang biasanya mual kalau lihat nasi, ini aku bisa makan lebih dari dua piring. Lihat makanan biasa di pinggir jalan semacam batagor atau pentol, nggak tahan rasanya kalau nggak beli. Sadar dengan nafsu makan yang meningkat gila, akupun sering olahraga tiap jam 5 pagi dan pulang kuliah.

Maret 2013, bukannya makin kurus, badanku makin melar memberontak. Pipiku yang tadinya tirus berubah jadi nggak berbentuk, terutama di bagian rahang. Jadi di bawah rahangku, di dekat telinga, ada semacam lemak yang menumpuk, dan itu membuat bentuk wajahku jadi aneh. Oya, berat badan saat itu naik ke 57,5 kg.

Karena saat itu aku dapat panggilan kerja part time lagi di restaurant, akupun memutuskan buat nyari obat diet lain yang murah tapi ampuh, biar pas ketemu teman-teman kerja nggak diejek karena kegendutan mendadak ini. 9_6

Setelah baca-baca di Female Daily forum, akhirnya aku beli obat diet lain yang harganya sekitar 30ribuan. Merknya lupa. Tapi anehnya, pas tanya ke apotek ada jual obat itu apa nggak, penjaga apotek malah ke toko stationery sebelah dan ngambilin obat dari sana. Wah, ada yang nggak beres nih. Harusnya obat kan ditaruh di apoteknya, toh dia yang jagain kedua toko itu. Mungkin obat ini dilarang beredar, jadi apotek nggak mau ambil risiko kalau-kalau ada inspeksi obat. Pikirku. Ah, tapi aku nggak punya banyak waktu. Seminggu ini harus kurus! Akhirnya aku beli juga itu obat.

Dan benar, lima hari kemudian, beratku turun 2 kg. Wow, senangnya.. Rasanya aku jadi ketergantungan dengan obat itu. Karena kalau nggak minum seminggu misalnya, nafsu makan jadi menggila lagi. Jadi aku terus berteman dengan obat diet, teh, bahkan jamu pelangsing.

B. OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet)

Pertengahan 2013, bertepatan dengan masa PPL di Mojokerto, beratku mencapai 58 kg. Saat itu aku udah nggak konsumsi obat karena memang lagi sibuk sama kegiatan PPL.

September 2013, udah balik Surabaya, berat naik lagi sekilo. OMG.. Itu berat badan terberat yang pernah ku miliki, 59 kg men… Aku udah gave up sama obat diet. Rasanya semakin kesini semakin sadar, kalau obat diet hanya membuang air dari tubuh, bukan lemak.

Akhirnya, salah seorang teman cowok ngasih tahu aku tentang kesuksesannya menurunkan berat badan. Dia mengenalkanku OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet). Setelah baca-baca e-book dan mempraktikkan semua yang ada di dalamnya, berat badanku pun berhasil turun ke angka 56.5 kg. Dan itu aku lewati dengan puasa 24 jam selama 10 hari. Jadi saat itu jendela makanku antara jam 12 sampai 1 siang, aku bebas makan sepuasnya. Setelah jam 1, aku udah nggak boleh makan sampai jam 12 siang keesokan harinya. Tapi selama puasa masih boleh minum air putih. Malah ini hukumnya wajib. Minum air putih sebanyak-banyaknya.

Beberapa bulan kemudian, aku liburan ke Jogja 3 hari 2 malam sama teman sekosku. Eh, sampai di sana nggak nahan sama bakpia pathok dan gudheg. Alhasil, OCD ku rusak. Balik Surabaya udah susah rasanya mau jalanin OCD lagi. Akhirnya beratku naik lagi. Aiyo..

C. Diet Kalori

Januari 2014, aku terserang typhus. Pas malamnya habis ngerayain tahun baruan di pusat kota Surabaya sama kakakku. Eh paginya langung tepar. Selama dua minggu nggak nafsu makan, cuma minum teh manis, makan dikit banget, dan badan berkeringat terus. Tersiksa banget.

Tapi semua itu  ada hikmahnya. Setelah kesembuhanku dari typhus, akupun balik ke kos dan kaget banget pas di depan kaca. Wajahku kucel banget, kayak orang nggak pernah mandi (emang iya selama sakit nggak mandi). Pipiku yang biasanya chubby entah hilang kemana. Saat itu lambung rasanya jadi mengecil, jadi porsi makanpun berkurang.

Karena saat itu aku masih SONE, aku senang banget baca-baca blog tentang SNSD. Kebetulan ada blog “Diet ala SNSD”, dan dari situ aku kenal yang namanya ‘kalori’. Ternyata member SNSD banyak yang melakukan diet kalori ini. Mereka hanya mengonsumsi 1200-1500 kkal per hari. Mulai saat itu, tiap makan apapun, aku selalu memperhitungkan jumlah kalorinya. Nggak lupa juga ku pelajari hitungan kalori untuk makanan sehari-hari. Contohnya, untuk nasi, aku hanya makan 8-10 sendok. Untuk 1 sendoknya menurut artikel (silakan Googling), ada yang menuliskan 13 kkal, ada juga yang menyebut 24 kkal (Klik di sini!). Nah, karena banyaknya pendapat, aku menanamkan sendiri di otakku “1 sdm nasi = 25 kkal”. Dalam artian cara nyendoknya normal ya, nggak yang sampai numpuk membeludak. Gubrak!

Setiap pagi, aku sarapan nasi putih 8 sendok (200 kkal), setengah telur rebus (50 kkal), sepotong kecil tahu goreng (50 kkal), 1 dadar jagung (+-100 kkal untuk yang ini aku kira-kira sendiri). Minum selalu segelas susu (150 kkal). Total kalori sarapanku adalah 550 kkal. Siangnya, aku makan roti atau bakpia. Untuk roti, aku selalu sedia Sari Roti yang tawar coklat. Itu 1 slice mengandung ±95 kkal (kalau nggak salah ingat), tapi tetap ku buat 100 kkal/slice. Jadi aku makan 2-3 slices. Kadang masak sayuran dan langsung ku makan tanpa nasi.

Sebenarnya, menurut acuan (referensiku), jumlah kalori di tiap-tiap makanan di atas lebih kecil. Tapi aku sengaja menambahkan beberapa kalori dan menanamkannya di otakku. Jadi setelah sehari mencapai 1200-1300 kkal, aku harus stop makan atau minum apapun yang berkalori. Bisa jadi sebenarnya dalam sehari, aku hanya mengonsumsi kurang dari 1200 kkal.

 Yeah, berhasil! Semakin hari, berat badanku semakin turun dan akhirnya mencapai 54 kg. Ini dia dietku yang konsisten sampai sekarang. Meskipun mau turunin sampai 52-53 masih susah rasanya, tapi aku bersyukur bisa kembali ke berat badan normal, malah lebih kurus dari tahun-tahun sebelumnya. Yang ku pahami dari diet ini, semakin lama tubuhku terbiasa dengan jumlah kalori yang ku konsumsi ini, jadi kalau mau lebih kurus lagi, aku harus memotong kalori lebih banyak lagi dengan cara olahraga, atau menurunkan asupan.

Sekian cerita dietku. Sorry kalau kepanjangan.

Rentetan waktu (bulan dan tahun) di atas, semuanya aku ingat-ingat dengan keras dan Thank God ada photo album di Facebook yang jadi referensi juga. Foto my diet journey ini aku rangkum di my transformation.

Thanks for reading…

God bless you! ^^

 

 

 

 

 

 

Cara Menutupi Kantung Mata// How I Cover My Dark Circle//

Hello Guys!

Today, I’m going to share about how I cover my dark circles as they’re getting worse every day.

Dark circle atau mata panda, mungkin bukan masalah besar bagi beberapa cewek, tapi buatku, it’s a big problem that I have to deal with.

Di antara saudara perempuanku, aku satu-satunya yang terlahir dengan mata belok. Sebelumnya sih aku nggak begitu mikirin mata pandaku, soalnya pada dasarnya memang cuek dan malas dandan. Baru beberapa bulan belakangan ini aku disadarkan beberapa teman dan ‘ex’ kalau mataku udah kayak matanya nenek panda. Udah parah banget ‘dark’ nya. Ini akibat begadang pas jaman-jaman kuliah dan sampai sekarang pun masih sering gitu kalau lagi liburan. -_-‘

IMG20160826065803

My terrible dark circles >_<

Akhirnya karena mulai hobi sama YouTube, akupun baru tahu kalau mata panda ini bisa dihilangkan atau dalam artian ditutupi pakai makeup. Karena kalau mau bener-bener ngilangin dark circle memang susah kalau cuma pakai perawatan macam eye cream atau massage. Jadi kalau mau bener-bener perawatan mungkin bisa habisin banyak uang tuh.

Nah, karena aku cuma karyawati biasa yang gajinya pas-pasan, so aku sementara ini cuma bisa pakai makeup buat nutupin mata pandaku. Kalau dipikir-pikir nggak bagus juga sih buat kulit kalau terus-terusan pakai makeup tebel-tebel. Tapi yaaa nggak papa lah ya, daripada di judge karena mata panda. So intinya, ini cara buat nutupin mata panda agar kita bisa tampil lebih PD. Dan produk yang aku pakai di bawah adalah produk-produk murah yang bisa kita dapat dengan mudah di pasaran, tapi really helpful.

Berikut steps versiku:

1. Under Eye Cream

Aku pernah coba beberapa merk under eye cream dan sebagian besar cuma bikin kulit di bawah mata jadi seger beberapa menit setelah pakai. Tapi setidaknya bisa melembabkan. Karena dua bulan terakhir ini aku mulai perawatan dokter, jadi under eye creamnya aku pakai produk dari dokter juga.

IMG20160825071901

My under eye cream

 

2. Eye Shadow (Orange color)

Nah, ini nih “the secret of dark circle coverage”! Ada beberapa warna yang biasanya aku pakai buat menutupi dark circle. Sebenarnya di teori tentang warna, oranye ini lawan dari biru. Dark circle kan cenderung biru gelap-gelap gimana gitu, jadi bisa dikalahin sama oranye. Bisa dilihat di bawah ini.

teori-warna-psikologis-warna-6-638

Teori warna (taken from Google)

 

Tapi, aku suka coba-coba warna lain juga, misalnya kuning, merah bahkan hijau. Dan sejauh ini mereka aman buat coverage. Tapi memang oranye yang paling sering aku pakai.

IMG20160813171441[1]

Orange Eye Shadow

 

 

Ini eye shadow setiaku. Belinya udah setahun yang lalu tapi baru aku pakai akhir-akhir ini aja. Dulu memang suka banget beli alat-alat makeup tapi bener-bener nggak tahu cara makeup. Sekarang udah lumayan lah. Hahaha…

 

 

 

 

 

a

Orange eye shadow

Si orange eye shadow ini yang selalu aku aplikasikan di bawah mata. Beginilah penampakanku. Kayak orang habis ditonjokkin.

 

 

 

 

 

3. BB Cream/ Foundation

Sebelumnya, aku selalu pakai concealer dulu buat nutupin warna oranye di bawah mataku. Baru setelah itu aku pakai liquid foundation. Tapi, pas bongkar-bongkar tas makeup dan nemu BB cream Wardah yang kebeli beberapa bulan lalu, akhirnya aku coba juga aplikasikan BB cream ini, dan jatuhnya lebih praktis.

Tapi, pengaplikasian BB cream setelah concealer malah jadi kacau kalau di aku. Akhirnya aku pakai BB cream dulu baru concealer. Kecuali kalau liquid foundation, lebih bagus hasilnya kalau diaplikasikan setelah concealer.

https://primarytha.files.wordpress.com/2016/08/125b8-wardah2bbb2bcream2blightning2bnatural-600x600.jpg?w=354&h=186

Wardah BB cream (Light)

4. Concealer

Karena belakangan ini lagi senang pakai BB cream, jadi concealer aku taruh di urutan keempat. Concealer yang biasa aku pakai kebetulan merk Wardah juga dan bertekstur padat. Sebenarnya untuk perfect coverage bisa pakai yang warna terang aja udah cukup, tapi aku terbiasa pakai yang agak gelap dulu (medium), setelah itu aku tumpuk dengan yang light (yang paling kiri), yang putih (paling kanan) adalah eye shadow base.

146555_a7705d10-9676-11e4-a60d-ef8a2523fab8

IMG20160825072620

Covered up with Wardah Double function Kit

5. Compact Powder

Untuk hasil maksimal dan merata, aku pakai bedak favoritku dari Bounch Up Pact Ver 88. Ini bedak keren abis! Cuma memang agak mahal. Tapi meskipun lagi nggak bawa Ver 88, pakai bedak lainnya juga oke-oke aja. Sejauh ini yang selalu aku pakai Ver 88 dan NYX.

Well done!

 

Dari pengamatanku di cermin, dari pendapat kakak dan teman semejaku di kantor, my dark circles are totally gone.

IMG20160817110359

Foto ini aku ambil tanpa filter dan tanpa edit. Abaikan shading yang berantakan. >.<

Thanks for reading, Guys.

God bless you! ^_^